Zainal Abidin Isi Ceramah Maulid di Sepang, Matangnga

Polewalimandar.net [Polman/09/12/2017]. – warga di dusun sepang kecamatan Matangnga, Polewali mandar. Menggelar Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW bertempat di Masjid Arrahim Sepang. Peringatan Maulid kali ini warga mengundang salah satu penceramah ternama di kecamatan Wonomulyo yg akrab di sapa dengan panggilan Ustadz Zainal Abidin untuk mengisi hikmah maulid.

Sesuai dengan tradisi yang ada setiap tahun di Kabupaten Polman, terdapat beberapa jenis makanan yang terdiri dari berbagai macam jenisnya telur yang dihiasi kertas warna-warni dan uang, lammang/doda yg menjadi makanan khas di Matangnga. Disusun menyerupai bangunan masjid-masjid kecil yang persegi. Tradisi ini berasal dari Matangnga, dan umumnya di Polewali Mandar ketika selain makanan khas tadi, di acara maulid Nabi Muhammad S.A.W. Itu juga di adakan dzikir bersama dan bacaan Barasanji yg sudah menjadi kebiasaan di Polewali Mandar.

Dalam ceramanya Ust. H. Zainal Abidin, lc, hanya ingin memberi oleh-oleh ilmu kepada para jama’ah yg hadir di acara Maulid tersebut. “Bapak-bapak Ibu-ibu sekalian kali ini saya tidak akan berceramah panjang lebar saya hanya ingin memberi 3 ilmu yang akan menjadi oleh-oleh dari saya untuk bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian, yaitu:

“1. LAILAHAILLALLAH. saya jelaskan sedikit jika ada kaliamat yang di dahului dengan kata tidak itu artinya kalimat itu teramat penting seperti halnya dengan LAILAHAILLALLAH ini di awalai dengan kata Tidak Ada Tuhan Selain Allah, maka kita di larang keras memiliki Tuhan-Tuhan lain selain Allah SWT,” poin pertama.

“2. IBADAH yakni terdapat di dalamnya Sholat dan inilah Ibadah yang sangat Utama di dalam Islam dan tidak boleh di tinggalkan kecuali ada 3 hal yang terjadi pada anda baru anda bisa meninggalkan Sholat 5 waktu Bapak-bapak Ibu-ibu, mau saya kasih tau???? Pertama orang gila, orang mabuk dan orang meninggal,” lanjutnya.

“3. BERAKHLAK setiap ummat islam di haruskan berakhlak yang baik dab mengikuti sunnah atau akhlak mulia dari Muhammad SAW,” pungkasnya.

Setelah ngisi ceramah para warga mengajak Ust. Zainal Abidin ziarah dari rumah kerumah karena ternyata maulid didaerah gunung pada umumnya lebih ramai di banding hari lebaran itu sendiri.

Please follow and like us:
0

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*