Polewali Mandar Masuk Pilkada Zona Rawan Tinggi

Polewalimandar.net [Polman/25/12/2017]. – Suaib ketua panitia pengawas (Panwaslu) kabupaten Polman menjelaskan, keberadaan Panitia Pengawas di polman dalam mnghadapi pilkada, pileg dan pilpres yang menjadi tahun tersibuk bagi lembaga penyelenggara pemilu.

Suaib mengatakan, ada dua kabupaten yang akan melaksanakan pilkada secara serentak, salah satunya adalah kabupaten Polman yang termasuk berada zona di rawan tinggi pada pilkada 2018 mendatang.

“Indikator tingkat kerawanan suatu daerah dilihat dari jumlah konsestasi yang ikut pilkada. Terutama keterlibatan ASN yang dimotori oleh pelaku politik. Dari hasil kajian bawaslu provinsi dan bawaslu pusat, untuk pilkada di Polman masuk kategori zona rawan tinggi terhadap pelanggaran-pelanggaran dalam pemilihan,” ungkap Suaib di acara Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partispasif, yang bertempat di Aula hotel Lilianto, Polewali, Kamis (21/12).

Sementara itu, Sumarding komisioner panwaslu Polman devisi pengawasan dan pencegahan mengatakan, jika ada potensi pelanggaran di setiap wilayah Polman, maka panwas kabupaten akan langusung melakukan himbauan kepada masyarakat.

Selain itu, Panwaslu Polman juga akan menyasar sekolah-sekolah khusus untuk pemilih pemula yang cenderung terjadinya adanya pelanggaran pemilu.

“Kaca mata kami adalah pencegahan, yangg mnjadi strategi dalam undang-undang. Panwas kabupaten dan kecamatan akan selalu melakukan pencegahan. Pasal 102 sudah dijelaskan tentang cara dan pitensi pelanggaran pemilu. Mengidentifikasi TPS rawan, maka disitulah fokus pengawasan kami,” jelasnya.

Ketika ada desa yg berpotensi adanya pelanggaran, lanjut Sumarling, maka panwas akan terus melakukan sosialisasi dan bentuk pencegahan pemilu. Apalagi, pihaknya juga diperintahkan untuk mensupervisi kebawah, baik ditingkat panwascam, ppl hingga ke TPS.

“Kami akan mengidentifikasi kepada OKP, kelompok tani dan organisasi lainnya dan kemudian kami akan membangun komunikasi dalam melakukan pencegahan. Inilah usaha kami dengan harapan adanya partisipasif dari masyarakat,” turup Sumarding

Please follow and like us:
0

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*