RUSAK PARAH…! Masyarakat Makkombong Mengeluhkan Kondisi Jalan

Butuh Mobil Baru, Hubungi Dealer Resmi Suzuki Mobil Polman – Sulbar

Pintu Gerbang Desa Indu Makkombong

Polewali. polewalimandar.net – Jalan poros yang menghubungkan antara Desa Indu Makkombong Kecamatan Matakali dan Kecamatan Tapango banyak dikeluhkan oleh masyarakat Desa Indu Makkombong. Pasalnya, kondisi jalan yang rusak parah membuat pengguna jalan harus berhati – hati ketika melewatinya. Alauddin, salah seorang Warga Desa Indu Makkombong mengatakan bahwa dirinya sangat mengeluhkan kondisi jalan tersebut yang sudah rusak parah.

“Saya dan banyak masyarakat tentu saja sangat mengeluhkan kondisi jalan ini.”kata Alauddin saat di temui di kediamannya.

Lebih lanjut, Aktivis muda ini mengatakan bahwa dirinya sempat mendengar kabar dari masyarakat bahwa jalan ini harusnya selesai akhir tahun 2017 lalu. Masyarakat berharap, ada pihak yang bisa menyampaikan aspirasi mereka kepada pemerintah dalam hal ini Bupati Polewali Mandar. Bahkan dirinya menjelaskan, terkadang masyarakat Makkombong membuang sampah di jalan hingga menanam pohon pisang sebagai bentuk protes warga kepada pemerintah.

“Ada kabar dari masyarakat bahwa jalan ini harusnya sudah selesai pada akhir 2017 lalu tetapi entah kenapa tidak jadi dilanjutkan. Hal inilah yang memicu warga setempat melakukan protes kepada pemerintah dengan membuang sampah di jalan bahkan sempat juga menanam pohon pisang dj titik jalan yang rusak parah.” tambahnya.

Hal senada juga dikeluhkan oleh Akbar, Warga Dusun Nenebece Desa Barumbung. menurutnya, kondisi jalan tersebut harusnya mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten karena jalan tersebut merupakan jalan utama bagi masyarakat.

“Harusnya pemerintah memperhatikan jalan ini. ini jalan utama lho. Masyarakat mau ke pasar pelitakan, berobat ke PKM dan jalan ini juga dilalui oleh para siswa ke sekolah.” kata akbar, saat ditemui di jalan desa Indu Makkombong. [amhm]

Please follow and like us:
error0

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*