WhatssApp Anda Di Hack? Kenali Ciri – Cirinya

Butuh Mobil Baru, Hubungi Dealer Resmi Suzuki Mobil Polman – Sulbar

PolewaliMandar.Net – Sejatinya, para pengguna WhatsApp tidak bisa mengetahui dan mengindikasikan perangkat seluler sedang dimanipulasi oleh pihak ketiga. Namun, ada tanda-tanda tertentu yang bisa membantu dalam membedakan apakah perangkat seluler sedang dimanipulasi secara tidak sadar oleh pihak ketiga.

“Salah satunya adalah mencoba dan melihat perubahan pada perangkat seluler Anda,” kata Domingo Guerra, pakar keamanan seluler ,seperti dilansir Fajar Indonesia Network dari Bisnis Singapura.

Kata Guerra, pengguna bisa memperhatikan baterai yang mulai berbeda sebelumnya. Selain itu, bisa dirasakan dengan perangkat smartphone yang cepat panas

“Jika penggunaan baterai tampaknya benar-benar berbeda dari yang baru-baru ini, atau jika perangkat menjadi panas, karena mungkin itu mengirim dan menerima banyak data, mungkin ada tanda-tanda bahwa perangkat dikompromikan.” Ujarnya.

Dia menyarankan agar pengguna senantiasa memperbarui WhatsApp ke versi terbaru dan memperbarui sistem operasi ponsel.

Ketika ditanya apakah pengguna WhatsApp dapat mengetahui apakah perangkat mereka telah terpengaruh, perwakilan perusahaan menjawab:

Mengingat informasi yang kami kumpulkan terbatas, sulit bagi kami untuk mengatakan dengan pasti dampaknya kepada pengguna tertentu. Kami akan bekerja dengan organisasi-organisasi hak asasi manusia dengan keahlian memantau pekerjaan aktor cyber pribadi. Karena kehati-hatian yang tinggi, kami mendorong semua pengguna untuk memperbarui WhatsApp dan juga memperbarui OS ponsel mereka. kata Guerra.

Sementara itu, menurut Financial Times, perangkat lunak berbahaya dikembangkan oleh NSO Group, sebuah perusahaan keamanan kontroversial yang mengembangkan produk yang disebut Pegasus yang dapat mengaktifkan kamera dan mikrofon perangkat dan menggosok melalui email. Perusahaan memasarkan produknya kepada pemerintah dan badan intelijen.

Karena jenis malware yang digunakan dalam serangan ini biasanya sangat mahal dan biasanya dijual kepada pemerintah dan agen intelijen, rata-rata orang tidak punya banyak alasan untuk khawatir, kata Jay Rosenberg, peneliti keamanan senior di perusahaan perangkat lunak antivirus Kaspersky Lab.

“Ini adalah malware tingkat pemerintah yang harganya jutaan dolar,” katanya. “Kecuali jika Anda adalah target dari suatu pemerintahan, maka Anda benar-benar tidak perlu khawatir. Penjahat cyber rata-rata Anda tidak melakukan ini. imbuh Rosenberg.

 

Editor : Admin

Sumber : https://jambi-independent.co.id/read/2019/05/16/38994/kenali-ciriciri-whatsapp-dihack

Please follow and like us:
error0

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*