Mau Buat CSV Pajak, Pahami Dulu Apa Itu CSV?
Others

Mau Buat CSV Pajak, Pahami Dulu Apa Itu CSV?

CSV merupakan singkatan Comma Separated Values yang akan mempermudah saat menginput data ke database. Bentuk CSV bisa berupa file teks hanya huruf atau juga terdapat angka di dalamnya. Dalam pajak ada format khusus untuk membuat CSV yang akan digunakan. Setelah Anda tahu penjelasan dasar apa itu CSV barulah bisa membuat CSV pajak dengan benar.

Cara Pembuatan CSV pajak

  1. Anda harus memulainya dengan mengisi lampiran I-VI yang ada pada ketentuan SPT.
  2. Masukkan data di lampiran khusus yang ada dan data di surat setoran pajak.
  3. Masuk ke halaman SPT Tools dan klik menu lapor data SPT.
  4. Setelah data ditampilkan, Anda tinggal menandai data yang akan dilaporkan.
  5. Klik lokasi penyimpanan CSV, lalu lakukan create file.
  6. Lampirkan berbagai laporan keuangan yang dibutuhkan untuk CSV pajak.

Cara Upload CSV

  1. Setelah membuat CSV untuk pajak pastikan Anda mengunduh terlebih dahulu aplikasi e-SPT.
  2. Isi semua lampiran yang dibutuhkan pada aplikasi.
  3.  Setelah itu jangan lupa laporkan ke DJP online atau KPP.

Cara e-Filing CSV di Online Pajak

  1. Buat terlebih dahulu EFIN pajak
  2. Buka e-filing CSV di Online Pajak
  3. Upload file CSV yang telah dibuat
  4. Lalu tinggal klik “Lapor”
  5. Tunggu beberapa saat sampai statusnya menjadi lihat BPE.
  6. Buka BPE untuk bisa mendapatkan bukti penerimaan elektronik.

Hal Penting dalam Membuat CSV

  1. Perhatikan format kolom yang digunakan

Anda yang membuat CSV pajak harus mengikuti format kolom yang sudah ditentukan jangan sampai mengalami kesalahan karena bisa menyebabkan data tidak valid nantinya.

  1. Perhatikan Ketentuan Karakter

Hal penting saat membuat CSV pajak memperhatikan berapa maksimal karakter yang harus ada dalam satu kolom. Gunakan fungsi atau rumus len agar bisa menghitung jumlah karakter.

  1. Gunakan Format yang Benar

Data yang dibuat dengan format excel dan bentuk angka yang dimulai dengan 0 harus diawali dengan tanda baca petik (‘).

Penyebab CSV Tidak Valid

  1. Terkena Virus

File CSV bisa tidak valid atau mengalami kerusakan karena terkena virus. Hati-hati jika menyimpan file di dalam flashdisk, pastikan Anda melakukan scanning berkala agar tidak ada virus.

  1. Perubahan Nama File

File yang mengalami perubahan nama saat di-upload bisa gagal karena kode uniknya tidak tercantum lagi.

  1. Adanya Karakter yang Tidak Sesuai

Hindari penggunaan karakter yang tidak sesuai dengan ketentuan. Sebaiknya hindari tanda baca seperti kutip (‘), quote (“), dan soft enter. Gunakan karakter yang umum saja yaitu alfabet, angka, dan spasi.

Anda tentu sudah paham apa itu CSV dan bagaimana membuatnya untuk keperluan pajak. Supaya datanya valid buatlah jauh-jauh hari dan perlahan-lahan. Ketelitian sangat penting sekali agar file CSV tidak mengalami masalah saat akan digunakan.