4 Kiat Mengatasi Anak yang Alergi Makanan Tertentu
Parenting

4 Kiat Mengatasi Anak yang Alergi Makanan Tertentu

MPASI merupakan periode penting yang harus diperhatikan orang tua dalam memberikan nutrisi pelengkap selain ASI. Berikan menu makanan yang bergizi mulai jenis buah, sayuran, daging, kacang-kacangan, dan lain-lain. Namun, Anda harus mencoba mengenalkan tekstur makanan bayi dalam beberapa hari berturut-turut untuk melihat adaptasi anak pada makanan tertentu. Hal ini bisa memberikan informasi mengenai anak alami alergi pada jenis makanan tertentu.

Mengatasi Anak yang Alergi Makanan

Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan anak alami alergi seperti faktor genetik, kandungan pada makanan, makanan yang terkontaminasi bakteri, tidak mendapatkan asupan ASI, dan lain-lain. Biasanya tanda anak alami alergi pada makanan yaitu batuk, muntah, diare, kulit alami peradangan, sulit bernapas, bahkan si kecil bisa pingsan. Berikut kiat mengatasi anak yang alami alergi pada jenis makanan tertentu yaitu :

1. Hindari pemicu alergi

Apa yang membuat anak alergi, maka hindari hal yang bisa memicu masalah tersebut. Bila anak alergi pada bulu kucing atau serbuk bunga, maka hilangkan hal-hal yang memicu alergi lebih parah. Hal serupa bisa Anda terapkan pada anak yang alami alergi pada jenis makanan tertentu, ya!

2. Memberi asupan makanan yang bergizi

Dalam mengenalkan menu MPASI, Anda memang harus bersiap dengan konsekuensi anak alami alergi. Sebaiknya Anda tidak bergonta-ganti menu makanan setiap hari, tapi coba terapkan dalam beberapa hari untuk melihat reaksi alergi anak. Usahakan untuk selalu memenuhi kebutuhan MPASI anak usia 6 bulan ke atas dengan menu makanan sehat sesuai rekomendasi dokter.

3. Melakukan pemeriksaan ke dokter

Bila anak mulai mengenal rasa dan tekstur makanan bayi, sebaiknya kenalkan pada jenis makanan secara bertahap. Anda bisa memilih variasi menu dan tekstur makanan bayi sesuai tahap tumbuh kembang si kecil, misalnya nasi tim beras merah dengan tambahan wortel, brokoli, bayam, daging ayam, atau menu lainnya.

Bila anak menderita alergi pada makanan yang parah, lakukan pemeriksaan ke dokter untuk mengetahui kondisi kesehatan lebih lanjut. Pemberian obat-obatan tertentu pada kasus alergi parah bisa saja terjadi sehingga Anda harus rutin melakukan pemeriksaan kesehatan anak, ya!

4. Selalu menjaga kebersihan makanan dan lingkungan sekitar

Reaksi anak alergi seperti muntah atau diare bisa terjadi karena makanan terkontaminasi bakteri atau kotor. Usahakan untuk selalu menjaga kebersihan makanan, peralatan yang digunakan untuk memasak dan lingkungan sekitar yang bersih. Lingkungan yang kotor bisa membuat tumbuh kembang anak alami gangguan, apalagi Anda meletakkan makanan sembarangan yang acap terkena debu.

Supaya Anda memiliki buah hati yang senantiasa tumbuh sehat, pilih produk bubur bayi yang berkualitas. Perhatikan cara penyajian yang baik dan bersih untuk mendukung pemberian MPASI terbaik. Tekstur makanan bayi yang lembek harus sekali habis sehingga makanan tidak berisiko terkontaminasi bakteri atau virus. Sisa bubur yang dimasak boleh disimpan di kulkas, asal Anda membuat bubur dalam satu porsi langsung habis sesuai jadwal makan si kecil.