Tips Ampuh Memilih Susu Penambah Berat Badan Untuk Orang tua Terbaik
Others

Tips Ampuh Memilih Susu Penambah Berat Badan Untuk Orang tua Terbaik

Tidak semua susu penambah berat badan untuk orang tua bisa menambah berat badan dengan baik dan efektif. Pastinya kamu harus tahu tips memilih susu untuk menambah berat badan dengan baik.

Jika salah memilih susu penambah berat badan, pastinya upaya menambah berat badan juga gagal. Penyebab gagalnya meningkatkan berat badan adalah susu weight gainers yang dipilih punya rasa yang tidak enak.

Hal tersebut sangat biasa karena hampir semua susu penambah berat badan juga demikian. Mau tidak mau kamu hadus tahan agar berat badan bisa bertambah.

Kriteria Susu Penambah Berat Badan Terbaik Untuk Orang Tua

Orang tua memiliki keketatan pemilihan susu yang lebih tinggi dibanding remaja atau orang dewasa. Di usia lansia, pastikan jangan memilih susu yang berbahan dasar kimia karena sangat buruk bagi tubuh.

Sebenarnya, susu berbahan kimia juga sangat buruk untuk kesehatan tubuh orang dewasa, remaja atau anak-anak. Karena memberi efek buruk bagi kesehatan.

Bahkan tidak cocok dikonsumsi jangka panjang. Selanjutnya, susu yang berkualitas baik juga punya rasa yang sangat enak dan pastinya mudah dikonsumsi semua orang tua.

Namun ada juga susu yang rasanya tidak enak tapi tetap jauh dari bahan kimia. Soal rasa nampaknya tidak perlu dihiraukan.

Pasalnya butuh perjuangan agar tubuh ideal yang kamu inginkan benar-benar bisa didapat. Tidak ada yang instan untuk mencapai hal yang kamu inginkan.

Kriteria selanjutnya, susu penambah berat badan untuk orang tua biasanya mengandung enzim yang bisa menopang tubuh agar memicu berat badan tubuh.

Cara Memilih Susu Penambah Berat Badan yang Tepat

Di pasar, ada banyak susu untuk menambah berat badan orang tua. Tidak semuanya bagus, jadi kamu harus tahu bagaimana tips untuk memilihnya.

Agar tidak salah pilih susu, berikut tips untuk memilih susu penambah berat badan :

  1. Pilihlah susu penambah berat badan yang bisa memenuhi kebutuhan kalori tubuh harian kalian. Jangan lupa untuk memperhatikan label informasi gizi di dalam kemasan susu. Pasalnya beberapa susu cums menambah gula dan juga lemak terlalu banyak.
  2. Jangan lupa untuk memilih susu penambah berat badan yang mengandung protein tinggi. Di mana protein bisa memicu berat badan. Tak hanya itu, protein juga termasuk bahan yang amat bagus untuk kekebalan tubuh.
  3. Setiap orang tua punya spesifikasi berbeda soal susu penambah berat badan. Agar susu yang didapat makin optimal, tak ada salahnya jika meminta bantuan ahli terlebih dahulu.

Memilih susu penambah berat badan untuk orang tua sangat penting agar kandungan didalamnya bisa memenuhi kebutuhan nutrisi yang akhirnya membuat berat badan menjadi ideal.

Tidak semua susu berkualitas harganya mahal. Karena ada susu yang mampu memberi hasil bagus tapi harganya murah. Namun, di pasaran ada harga ada rupa.

Susu Untuk Lansia Tulang yang Mengandung Kalsium dan Vitamin D
Kesehatan

Susu Untuk Lansia Tulang yang Mengandung Kalsium dan Vitamin D

Untuk tetap sehat, lanjut usia membutuhkan sumber makanan dengan gizi seimbang salah satunya yang penting yaitu susu untuk lansia tulang. Susu membantu menjaga kebutuhan kalsium dan menjaga kesehatan lanjut usia sehingga menjadi lebih kuat. Menurut USDA untuk pria dan wanita pada usia 50 tahun ke atas, tiga cangkir susu direkomendasikan untuk dikonsumsi setiap hari.

Kebutuhan kalsium untuk orang tua juga dapat dibayarkan dengan mengonsumsi serangkaian produk susu seperti yogurt, keju, dan susu kedelai yang diperkaya dengan kandungan kalsium untuk tulang. Bisa juga mengonsumsi makanan berbahan dasar susu namun tentu kandungan kalsiumnya tidak setinggi minum susu langsung.

Namun, porsi susu yang dikonsumsi perlu diperhatikan. Secangkir susu, yogurt, yogurt beku, susu kedelai atau puding susu dihitung sebagai secangkir susu. Hal yang sama tidak berlaku untuk keju dan es krim. Seperti yang dikatakan oleh USDA, 1,5 ons keju keras (seperti cheddar, mozzarella, keju Swiss, dan parmesan) atau dua cangkir keju cottage dihitung sebagai secangkir susu.

Satu setengah cangkir es juga dihitung sebagai secangkir susu. Pedoman rekomendasi untuk produk susu USDA berfungsi untuk memenuhi orang-orang tua yang memenuhi persyaratan kalsium. Pedoman ini dirancang memang khusus untuk membantu lansia memenuhi kebutuhan kalsium hariannya. Meskipun begitu, tidak semua produk susu direkomendasikan sebagai produk untuk meningkatkan kalsium terutama yang tidak mempertahankan kalsiumnya seperti krim, krim keju, dan mentega.

Kalsium dan Vitamin D Untuk Tulang

Menurut NIH (National Institutes of Health), kalsium dan vitamin D merupakan dua nutrisi yang paling penting dalam mendukung kesehatan tulang. Faktanya, kedua jenis nutrisi ini membutuhkan satu sama lain karena tanpa vitamin D, penyerapan kalsium akan menjadi kurang maksimal. Ini juga mengapa susu untuk lansia tulang memiliki kandungan kalsium dan vitamin D berbarengan.

Tubuh manusia memanfaatkan vitamin D untuk menghasilkan hormon calcitriol yang berfungsi untuk membantu penyerapan kalsium dari makanan yang dikonsumsi oleh lanjut usia. Apabila tubuh tidak dapat memperoleh mineral dari makanan yang dikonsumsi, kalsium yang disimpan dalam tulang akan diambil untuk memenuhi kebutuhan kalsium.

Maka dari itu mengapa tubuh yang kekurangan kalsium dan vitamin D dari makanan yang dikonsumsinya bisa menyebabkan osteoporosis yang sering menyerang lanjut usia. Ini merupakan suatu kondisi penyakit tulang yang membuat tulang menjadi keropos karena zat yang dibutuhkan untuk memperkuat tulang tidak terpenuhi.

Asupan kalsium harian yang direkomendasikan untuk usia di atas 50 tahun yaitu 1.200 mg per hari untuk wanita sedangkan untuk pria berusia 51 hingga 70 tahun cukup 1.000 mg saja dan pria berusia di atas 70 tahun baru membutuhkan asupan kalsium 1.200 mg. Selain dari makanan, susu untuk lansia tulang dari Ensure akan membantu memenuhi kebutuhan kalsium, vitamin D, dan berbagai nutrisi lainnya.

Mau Buat CSV Pajak, Pahami Dulu Apa Itu CSV?
Others

Mau Buat CSV Pajak, Pahami Dulu Apa Itu CSV?

CSV merupakan singkatan Comma Separated Values yang akan mempermudah saat menginput data ke database. Bentuk CSV bisa berupa file teks hanya huruf atau juga terdapat angka di dalamnya. Dalam pajak ada format khusus untuk membuat CSV yang akan digunakan. Setelah Anda tahu penjelasan dasar apa itu CSV barulah bisa membuat CSV pajak dengan benar.

Cara Pembuatan CSV pajak

  1. Anda harus memulainya dengan mengisi lampiran I-VI yang ada pada ketentuan SPT.
  2. Masukkan data di lampiran khusus yang ada dan data di surat setoran pajak.
  3. Masuk ke halaman SPT Tools dan klik menu lapor data SPT.
  4. Setelah data ditampilkan, Anda tinggal menandai data yang akan dilaporkan.
  5. Klik lokasi penyimpanan CSV, lalu lakukan create file.
  6. Lampirkan berbagai laporan keuangan yang dibutuhkan untuk CSV pajak.

Cara Upload CSV

  1. Setelah membuat CSV untuk pajak pastikan Anda mengunduh terlebih dahulu aplikasi e-SPT.
  2. Isi semua lampiran yang dibutuhkan pada aplikasi.
  3.  Setelah itu jangan lupa laporkan ke DJP online atau KPP.

Cara e-Filing CSV di Online Pajak

  1. Buat terlebih dahulu EFIN pajak
  2. Buka e-filing CSV di Online Pajak
  3. Upload file CSV yang telah dibuat
  4. Lalu tinggal klik “Lapor”
  5. Tunggu beberapa saat sampai statusnya menjadi lihat BPE.
  6. Buka BPE untuk bisa mendapatkan bukti penerimaan elektronik.

Hal Penting dalam Membuat CSV

  1. Perhatikan format kolom yang digunakan

Anda yang membuat CSV pajak harus mengikuti format kolom yang sudah ditentukan jangan sampai mengalami kesalahan karena bisa menyebabkan data tidak valid nantinya.

  1. Perhatikan Ketentuan Karakter

Hal penting saat membuat CSV pajak memperhatikan berapa maksimal karakter yang harus ada dalam satu kolom. Gunakan fungsi atau rumus len agar bisa menghitung jumlah karakter.

  1. Gunakan Format yang Benar

Data yang dibuat dengan format excel dan bentuk angka yang dimulai dengan 0 harus diawali dengan tanda baca petik (‘).

Penyebab CSV Tidak Valid

  1. Terkena Virus

File CSV bisa tidak valid atau mengalami kerusakan karena terkena virus. Hati-hati jika menyimpan file di dalam flashdisk, pastikan Anda melakukan scanning berkala agar tidak ada virus.

  1. Perubahan Nama File

File yang mengalami perubahan nama saat di-upload bisa gagal karena kode uniknya tidak tercantum lagi.

  1. Adanya Karakter yang Tidak Sesuai

Hindari penggunaan karakter yang tidak sesuai dengan ketentuan. Sebaiknya hindari tanda baca seperti kutip (‘), quote (“), dan soft enter. Gunakan karakter yang umum saja yaitu alfabet, angka, dan spasi.

Anda tentu sudah paham apa itu CSV dan bagaimana membuatnya untuk keperluan pajak. Supaya datanya valid buatlah jauh-jauh hari dan perlahan-lahan. Ketelitian sangat penting sekali agar file CSV tidak mengalami masalah saat akan digunakan.

3 Penyebab Anak Kurang Gizi dan Cara Mengatasinya
Parenting

3 Penyebab Anak Kurang Gizi dan Cara Mengatasinya

Tumbuh kembang anak bisa optimal tentunya dengan asupan nutrisi yang cukup, sehingga tidak mengalami kekurangan gizi. Jika masalah anak kurang gizi tidak dipahami dan diatas sesegera mungkin bisa berisiko pada masa depan anak nantinya. Berikut ini penyebab anak mengalami kurang gizi dan cara untuk mengatasinya.

Penyebab Kurang Gizi

1.     Orang Tua Minim Pengetahuan

Penyebab paling mendasar terjadinya kurang gizi pada anak karena orang tuanya tidak memahami bagaimana gizi seimbang untuk anak. Di mana tidak paham tentang jenis dan jumlah nutrisi yang dibutuhkan di usianya.

Akhirnya berdampak pada gizi anak yang membuatnya menjadi kurus dan mengalami kekurangan gizi. Penting sekali untuk mengetahui di usianya anak membutuhkan berapa banyak kalori setiap hari dan makanan apa saja yang bagus untuk tumbuh kembangnya.

2.     Lingkungan yang Tidak Bersih

Lingkungan yang tidak bersih bisa membuat anak mengalami berbagai penyakit yang akhirnya membuat penyerapan gizi terhambat. Ini tentunya akan membuat anak sekali pun makan banyak tetapi tidak bisa menjadi nutrisi yang baik bagi anak. Bahkan ini bisa juga membuat anak kehilangan nafsu makannya.

3.     Gangguan Pencernaan

Gangguan pencernaan juga bisa menjadi penyebab anak mengalami kekurangan gizi. Di mana anak sudah diberikan makanan sehat dan jadwal yang teratur tetapi tidak terlihat kenaikan berat badannya. Gangguan pencernaan ini jika tidak segera diatasi bisa berisiko membuat anak menjadi stunting.

Cara Mengatasi Masalah Kurang Gizi

1.     Atur Asupan Nutrisinya

Penting untuk Anda mengatur asupan nutrisi anak sesuai dengan kebutuhan usianya. Tingkatkan  protein, karbohidrat, cairan, vitamin, dan mineral agar bisa mengatasi masalah kurang gizinya. Keberhasilan Anda dilihat dari kenaikan berat badan anak.

Nantinya setelah membaik anak juga akan memiliki imunitas yang kuat. Selama mengatur asupan nutrisi ini dibarengi dengan membuat jadwal makan anak yang teratur dan kurangi adanya gangguan selama waktu makan.

2.     Pemeriksaan ke Dokter

Saat cara pertama tidak memberikan dampak yang signifikan dalam beberapa waktu, sebaiknya Anda melakukan pemeriksaan ke dokter. Cara ini untuk mengetahui kondisi perkembangan anak dan status gizinya sudah di tahap mana. Saran dari dokter sangat dibutuhkan untuk mengatasi masalah kurang gizi ini dengan optimal.

3.     Pemberian Suplemen

Cara terakhir untuk mengatasi kurang gizi pada anak dengan pemberian suplemen. Tujuannya untuk membantu memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral pada anak, sehingga berdampak pada nafsu makannya. Hanya saja suplemen yang diberikan tentunya hasil resep dari dokter.

Lebih cepat Anda mengetahui adanya potensi anak kurang gizi lebih cepat juga menemukan cara untuk mengatasinya. Jadi tidak menghabiskan masa golden emasnya dan tumbuh kembang anak masih bisa segera dikejar. Anak yang memiliki bb tidak sama dengan seusianya alias lebih rendah menjadi salah satu tanda awal mengalami gizi buruk.